Raket Badminton Kento Momota

Kento Momota dikenal karena permainannya yang stabil dan solid, selain karena penampilannya yang elegan. Sebagai penggemar olahraga bulu tangkis, Anda mungkin ingin tahu raket apa saja yang pernah ia gunakan. Jika demikian, Anda telah berkunjung ke tempat yang tepat.

Pencapaian Besar:
Juara Dunia 2018
Juara All England 2019 Peraih
Medali Perunggu Kejuaraan Dunia 2015

YONEX ASTROX 99

2018 – Sekarang
Astrox 99 adalah raket yang digunakan Momota saat ini. Raket ini dirilis Yonex setelah Astrox 77, 88 S, dan 88 D. Astrox 99 terutama ditujukan bagi para pemain tunggal. Belum pernah terlihat adanya pemain ganda yang menggunakan raket ini di turnamen level internasional.  

YONEX ASTROX 88D

2018 (sesaat)
Astrox 88 S dan Astrox 88 D dirilis Yonex sebagai pasangan raket untuk permainan ganda. S adalah singkatan dari “Skill” (Keterampilan), dan D adalah singkatan dari “Dominate” (Mendominasi). Di antara keduanya, raket 88 D memiliki kepala yang lebih berat. Untuk permainan tunggal, raket ini lebih cocok untuk pemain dengan gaya permainan menyerang.  

YONEX DUORA Z STRIKE

2017
Kento Momota mulai menggunakan raket ini di Kejuaraan Nasional Jepang sekembalinya dari menjalani masa hukuman. Duora Z-Strike disebut sebagai raket yang aneh dan hanya sedikit pemain yang menyukainya. Raket ini kepalanya kecil, batangnya sangat kaku (stiff) dan panjang. Anda akan menyukai Duora Z-Strike jika bisa menyesuaikan diri dengannya. Jika tidak, Anda akan menganggap raket ini tidak berguna.

YONEX VOLTRIC Z FORCE 2

2014-2016
Kento Momota hanya pernah menggunakan Voltric Z-Force 2 versi Matte Black. Ia tampil dengan baik menggunakan raket ini di sejumlah turnamen terkenal seperti Piala Thomas & Uber 2014 serta Kejuaraan Dunia 2015. Raket powerful yang bisa menghasilkan pukulan keras ini tentunya termasuk salah satu raket paling populer yang pernah dikeluarkan Yonex.

YONEX VOLTRIC Z FORCE

2012-2013
Z-Force adalah pendahulu dari Z-Force 2, dan tergolong salah satu model paling awal dalam jajaran raket Voltric yang sangat sukses. Dengan bobot yang terkonsentrasi pada 3 titik di kepalanya, raket seri Voltric mampu menghasilkan smes yang keras.

YONEX ARCSABER Z SLASH

2011 dan sebelumnya
Kento Momota menggunakan Yonex Arcsaber Z Slash di awal kariernya sebagai pemain tunggal putra. Dengan kepala yang bentuknya lebih oval dan rangka yang lebih tipis, raket ini bergerak sangat cepat di udara sehingga meningkatkan kecepatan ayunan Anda.