Yonex Astrox 100 ZZ – raket berbatang paling tipis

63

enEnglish zh-hans简体中文

Kali ini, yonex muncul dengan raket andalannya, Astrox 100 ZZ. Raket paling tipis di dunia bulutangkis yang tersedia bagi publik.

Raket ini akan diluncurkan pada akhir Maret 2020.

Tak seperti Astrox 00, Yonex Astrox 100 ZZ didesain bagi pemain papan atas. Jenis ini akan digunakan pebulutangkis Denmark Viktor Axelsen dan Jepang Akane Yamaguchi.

Hal special apa yang ada di raket ini?

Pada umumnya, raket memiliki batang yang berongga. Namun, Astrox 100 ZZ punya inti yang padat dibuat dari karbon. 

Inilah yang membuat Yonex bisa mampu menciptakan batang paling tipis dalam sejarah produksinya.

Batang hiper yang tipis meningkatkan ketahanan sebesar 11.8%, menurut klaim Yonex. Inti yang padat juga meningkatkkan daya pegas raket; ini akan memudahkan pemain memukul keras bola smash secara beruntun.

Evolusi “sitem rotasi generator”

Khas sistem rotasi generator seri Astrox dikembangkan lebih jauh lagi pada raket ini. Inti mikro berwarna hitam digunakan di bagian batang T dan bagian batang atas raket.

Hal ini meningkatkan daya kaku raket sebesar 4% dan memperkecil getaran sebesar 2% saat memukul bola.

Peningkatan bentuk Isometrik

Bentuk box frame raket isometrik sangat ditingkatkan.

E.B. Cap Plus

Energy Boost cap pada raket seri Astrox kini diganti dengan E.B Cap Plus di Astrox 100 Z.

Strukturnya mampu menahan pilinan raket. Sebagai tambahan, bantuk capnya memudahkan dan membantu jempol. Ini akan jadi fitur yang sangat bermanfaat, khususnya bagi pemain ganda.

Spesifikasi Teknis

Astrox 100 ZZ
KonstruksiFrame Karbon sangat Elastis, Namd, tungsten,
inti mikro berwarna hitam, Namd, Karbon batang elastis, Bentuk T baru
WarnaBiru Navy Gelap
Berat3U (setara 88g) & 4U (setara 83g)
Tanggal rilisAwal Maret 2020
Harga ritel250 USD/ 28,000 JPY/3,4 juta IDR (sudah termasuk pajak)
BuatanJepang