Gopichand, dan pelatih lain keluar meeting dengan malu setelah gambar porno muncul saat coaching clinic lewat ‘Zoom’

Program pelatihan online untuk pelatih badminton India hari Kamis kemarin berakhir dengan rasa malu setelah munculnya gambar porno saat sesi live lewat aplikasi ‘Zoom’.

Kepala pelatih, Pullela Gopichand, memang baru saja mendatangkan Agus Dwi Santoso sebagai pelatih untuk single dan Namrih Suroto sebagai pelatih ganda. Keduanya hadir dalam pertemuan online lewat Zoom.

Ketiga pelatih ini dipilih untuk mengawasi program pengembangan pelatih online yang diadakan oleh Badminton Association of India (BAI) dan Sports Authority of India (SAI).

Sekitar 500-700 pelatih India dari cabang yang berbeda juga ikut serta dalam pertemuan online ini.

“Santoso, pelatih baru dari Indonesia, merupakan sumber ketika gambar ini mulai muncul di layar. Ada jeda beberapa saat dan kemudian, gambar ini muncul kembali. Kejadian ini berulang beberapa kali selama meeting,” ungkap salah satu peserta ke Times of India.

Gopichand dikabarkan langsung keluar dan log out dari meeting setelah insiden ini.

Pihak SAI sendiri memberikan klarifikasi bahwa meeting dari Zoom tidak di hack dan mengatakan bahwa kejadian ini terjadi karena ada “sedikit error”. Departemen IT dari SAI sedang melakukan investigasi lengkap untuk kasus ini.

Insiden ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya departemen cybersecurity dari Kementrian Dalam Negeri India memperingatkan bahwa Zoom bukanlah platform yang aman.

Jerman, Taiwan, dan Singapura sudah melarang penggunaan aplikasi ini untuk keperluan komunikasi resmi. Perusahaan raksasa teknologi seperti Google dan SpaceX juga sudah melarang para pegawainya untuk memakai aplikasi yang sedang naik daun ini.